Cahya kilau menghijau menyinari gema alam,
Gemercik berjuta mutiara kehidupan menari indah bersama hembusan kenyamanan,
Air kehidupan bergerak bertenaga mengaliri lembah-lembah,
Lambaian dedaunan bersinergi bersama alam,
Kupandangi paras ayu bersamaku berkasih menikmati alam,
Senyum tipis menepis sebatas kerinduan bersama pujaan hati,
Sekilas wajah ayu layak cantiknya alamku,
RISKI MEDANI
Rabu, 18 April 2012
Si Legam Bertangan Kaleng
Peluh tersapu harapan
Langkah kecil bermimpi besar
Desah rendah suara tinggi
Tiga mata berkaki besi laksana sandaran pensuci hati
Empat beroda tersenyum anyir
Kuda besi melambai mencerca
Detik berganti senjata
Menit berganti malam
Waktu berlalu pagi
Si legam bertangan kaleng
laksana debu tersapu petir
Mimpi terlukis dalam khayalan
Angan melebur bersama debur ombak
Hanya mengiba dan merana
Hanya memandang tanpa berkata
Kotor, kumuh, namun tak angkuh
Tangan kaleng bak senjata berjuta rupa
Langkah kecil bermimpi besar
Desah rendah suara tinggi
Tiga mata berkaki besi laksana sandaran pensuci hati
Empat beroda tersenyum anyir
Kuda besi melambai mencerca
Detik berganti senjata
Menit berganti malam
Waktu berlalu pagi
Si legam bertangan kaleng
laksana debu tersapu petir
Mimpi terlukis dalam khayalan
Angan melebur bersama debur ombak
Hanya mengiba dan merana
Hanya memandang tanpa berkata
Kotor, kumuh, namun tak angkuh
Tangan kaleng bak senjata berjuta rupa
Langit Berkilau Bintang Harapan
Terucap sepatah kata nan indah
Sehelai mimpi mengombak bersama aurora
Secarik harapan terbawa angin
Jejak langkah menghujam membumi
Bias keindahan nampak nyata,
menggema di telingaku setiap kuhela nafas
Kucoba sadari keindahan itu jauh dan tak dapat kuraih
Dalam benak trasa takut mengharap, tetapi hanya sebatas harap,
itu dunia yang ku mau, ku ingin memilikinya
Sehelai mimpi mengombak bersama aurora
Secarik harapan terbawa angin
Jejak langkah menghujam membumi
Bias keindahan nampak nyata,
menggema di telingaku setiap kuhela nafas
Kucoba sadari keindahan itu jauh dan tak dapat kuraih
Dalam benak trasa takut mengharap, tetapi hanya sebatas harap,
itu dunia yang ku mau, ku ingin memilikinya
Rabu, 11 April 2012
Rinduku
Ke Cikini membeli bolu,
Hari ini benci juga rindu,
Ke Jakarta membeli pepaya,
Kalau cinta katakan saja,
Naik lembu berlari-lari,
Hanya kamu yang kusayangi,
Tak ada kayu pakai bambu,
Cuma kamu yang ada dihatiku
Hari ini benci juga rindu,
Ke Jakarta membeli pepaya,
Kalau cinta katakan saja,
Naik lembu berlari-lari,
Hanya kamu yang kusayangi,
Tak ada kayu pakai bambu,
Cuma kamu yang ada dihatiku
Langganan:
Postingan (Atom)